Beda Dengan Minus! Begini Gejala Dan Ciri Mata Silinder

ciri mata silinder

Astigmatisma bisa dialami hanya pada satu mata saja, tapi bukan bisa juga keduanya. Meski tingkat keparahan astigmatisma pada masing-masing mata berbeda. 

Artinya, Anda bisa mengalami astigmatisma di mata kiri Anda saja, atau mata kanan Anda, maupun kedua mata Anda dengan tingkat yang berbeda-beda.

Silinder juga biasanya menyertai rabun jauh (miopia) dan rabun dekat (hiperopia).

Pada kasus ringan, silinder biasanya tidak menunjukkan gejala apapun.

Penglihatan Anda mungkin hanya sedikit kabur atau buram. Sedangkan, mata silinder yang parah dapat menunjukkan gejala penglihatan yang buram pada jarak dekat maupun jauh.

Selain itu, silinder yang parah juga dapat membuat Anda mengalami sakit kepala, mata lelah, dan penglihatan yang tidak stabil, terutama saat membaca buku, menatap layar komputer, atau melihat di kejauhan.

Bagaimana cara dokter mendiagnosis mata silinder?

Pemeriksaan Dokter

tes dokter untuk mata silinder

Sebelum Anda didiagnosis mengalami mata silinder, nantinya dokter mata akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memeriksa mata Anda.

Berikut adalah beberapa pemeriksaan yang wajib dijalani untuk medeteksi apakah menderita astigmatisme (mata silinder) atau bukan.

Baca Juga :

Tes penglihatan

tes penglihatan untuk mata silinder

Dokter akan meminta Anda untuk membaca huruf pada papan untuk menguji penglihatan pada tes ketajaman penglihatan.

Tes keratometri

tes mata silinder

Tes untuk mengukur kelengkungan kornea. Dokter menggunakan keratometer untuk mengukur kelengkungan pada permukaan kornea.

 243 total views,  1 views today