Gangguan Penglihatan Mata Silinder, Pengertian, Gejala dan Cara Mengobatinya

penglihatan mata silinder

Di antara semua orang yang Anda kenal, pasti ada orang yang mengalami gangguan penglihatan mata silinder. Atau justru Anda sendiri mengalaminya.  Penderita gangguan mata silinder pasti akan membutuhkan bantuan kacamata untuk melihat objek-obyek di sekelilingnya.

Jika tidak, mereka akan merasakan pusing, sakit kepala dan penglihatan kabur. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa hal mengenai apa itu gangguan penglihatan mata silinder, ciri-ciri, bahaya dan penyebabnya. Waspadai juga jika akhir-akhir ini Anda merasakan gejala-gejala di atas untuk pencegahan

Apa itu Gangguan Penglihatan Mata Silinder?

penglihatan mata silinder

Mengutip dari situs Halodoc, Gangguan penglihatan mata silinder atau biasa disebut Astigmatisme adalah keadaan di mana penglihatan tidak memiliki visual yang jelas. Penyebab mata silinder adalah bentuk kornea yang tidak berbentuk cembung sempurna. Sehingga mata tidak memiliki kemampuan memfokuskan cahaya seperti pada umumnya.

Meski demikian, astigmatisme bukan merupakan penyakit mata atau gejala penurunan kemampuan mata. Penderita gangguan penglihatan mata silinder pada matanya memiliki cara kerja cahaya yang masuk akan dibiaskan lebih dari satu arah, bukannya focus pada satu arah. Sehingga objek yang dilihat akan kabur.

Penderita astigmatisme bahkan tidak bisa menarik garis lurus di kertas. Yang mereka lihat adalah garis bergelombang dan hal tersebut membuat pusing kepala.

Baca Juga :

Ciri-ciri Mata Silinder

ciri ciri mata silinder

Setidaknya ada kurang lebih 4 ciri-ciri utama atau gejala Anda mengalami gangguan mata silinder, diantaranya yakni:

  1. Mata Mudah Lelah

Gejala ini mungkin Anda temukan saat mengerjakan sesuatu misalnya tugas yang berhubungan dengan tulisan. Dengan memperhatikan detail-detail kecil seperti membaca dan menulis, biasanya mata akan tahan lama. Namun jika mata mudah lelah, hanya bertahan sebentar saja dengan tulisan, maka waspadai bisa jadi itu adalah gejala gangguan mata silinder.

  1. Pandangan Kabur

Setelah mata mudah lelah, kemudian gejala kedua yakni pandangan kabur. Sebenarnya ini adalah gejala umum bila Anda mengalami gangguan mata. Namun pada astigmatisme, karena kornea yang tidak cembung secara sempurna, menyebabkan bayangan benda tidak tepat jatuh di depan retina. Ini yang menjadi sebab benda menjadi buram di penderita astigmatisme.

  1. Menyipitkan Mata

Setelah pandangan kabur, maka penderita astigmatisme berusaha untuk menjelaskan pandangannya terhadap suatu objek. Biasanya yang dilakukan adalah dengan menyipitkan matanya. Hal ini dilakukan agar bayangan jatuh di depan retina. Selain itu, mereka juga akan menjauh-dekatkan mata dengan objek, bahkan hingga memiringkan kepala.

  1. Pusing

Pada beberapa kasus astigmatisme, penderita juga mengalami pusing hebat saat memfokuskan pandangan pada suatu objek. Bahaya mata silinder juga bisa menyebabkan ambliopia (mata malas). Ini adalah kombinasi dari beberapa gejala-gejala yang dirasakan sebelumnya seperti mata lelah, hingga menyipitkan mata.

Mengobati Gangguan Mata Silinder

Pengobatan mata silinder bisa dilakukan dengan cara konsultasi ke dokter spesialis mata. Beberapa langkah berikut ini bisa diambil oleh dokter, tergantung seberapa parahnya gangguan mata silinder yang Anda idap.

  • Tes Mata Silinder, langkah awal untuk mengetahui apakah Anda mengalami gangguan mata silinder. Tes dilakukan dengan membaca huruf dan angka pada bagan mata dengan jarak 20 kaki. Lalu dokter akan memberikan lensa dan kacamata mana yang cocok dengan kebutuhan gangguan penglihatan Anda.
  • Lasik dan PRK, yakni operasi bedah untuk gangguan mata silinder. Lasik adalah Laser-Assisted in situ Keratomileusis yakni bedah dengan memperbaiki bentuk kornea mata menggunakan laser. PRK adalah Photorefractive Keratectomy, yakni dengan mengupas lapisan luar kornea mata, secara umum sama halnya dengan Lasik yang juga menggunakan bantuan laser.

Itulah beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai gangguan penglihatan mata silinder. Untuk mencegahnya, mulai dari sekarang jaga mata Anda dengan menghentikan kebiasaan buruk seperti menonton televisi terlalu lama, memandangi gadget terlalu lama, atau memandangi monitor komputer dengan pencahayaan minim.

 363 total views,  1 views today