Artikel

Ketahui Bagaimana Diabetes Bisa Membuat Mata Buta

buta akibat diabetes

Kebutaan adalah salah satu komplikasi dari penyakit diabetes yang paling sering kali tidak disadari. Kebutaan pada diabetes disebabkan oleh adanya gangguan pembuluh darah kecil pada mata dan menyebabkan terjadinya berbagai komplikasi yaitu, retinopati diabetik, glaukoma, katarak serta penyakit mata lainnya.

Sedangkan penyebab kebutaan yang paling sering terjadi pada penderita diabetes adalah retinopati diabetik yang mana penyakit ini bisa menyebabkan kebutaan permanen. Artinya tidak bisa disembuhkan jika sudah terlambat.

Jumlah penderita komplikasi retinopati diabetik di Indonesia sendiri cukup tinggi. Menurut data penelitian yang dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia. Setidaknya akan ditemukan 24.600 orang dengan retinopati diabetik dan sekitar 10% dari jumlah tersebut mengalami kebutaan. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah penderita diabetes baru yang belum terdeteksi komplikasi penyakit mata

Kenapa Diabetes Dapat Menyebabkan Kebutaan?

Tingginya kadar gula dalam darah pada penderita diabetes mengakibatkan kerusakan pembuluh darah pada retina mata. Pada fase awal, pembuluh darah kecil pada retina akan melebar. Dalam fase ini biasanya gangguan penglihatan belum dirasakan oleh penderita.

Tapi, seiring dengan proses kerusakannya, pembuluh darah pada retina akan membengkak dan terganggu fungsinya untuk mengangkut darah ke retina. Pada fase ini mulai terasa adanya gangguan penglihatan seperti pandangan kabur.

Baca Juga :

Pembengkakan yang terjadi tadi, lama kelamaan akan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah sehingga menyebabkan kerusakan pada retina akibat tidak mendapat asupan darah. Hal ini memaksa retina yang mana berperan sebagai pusat syaraf mata untuk membentuk sel-sel baru yang rapuh untuk dapat membentuk jaringan parut.

Akibat rusaknya retina dan terbentuknya jaringan parut pada retina menyebabkan retina tidak bisa menerima impuls syaraf dan hal ini akan menyebabkan kebutaan permanen.

Bagaimana mencegah Retinopati Diabetik ?

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan penyakit diabetes menjadi retinopati diabetik, yaitu :

  • Durasi lamanya diabetes yang diderita
  • Kadar gula dalam darah
  • Tekanan darah
  • Kolestrol

Semakin lama penyakit diabetes diderita seseorang, maka akan semakin tinggi pula risiko terjadinya retinopati diabetik.

Tapi kabar gembiranya adalah jika Anda mampu mengontrol kadar gula darah, tekanan darah dan kolestrol dengan baik, maka hal ini dapat mengurangi risiko retinopati diabetik ini terjadi.

Kami merekomendasikan Anda untuk melakukan pemeriksaan mata rutin minimal 1 kali setahun, agar gangguan mata akibat diabetes dapat dideteksi sejak dini.

Khusus untuk penderita diabetes tipe 2 Kami sarankan untuk segera melakukan pemeriksaan mata lengkap setelah terdiagnosa menderita diabetes, sedangkan pada penderita diabetes tipe 1 disarankan untuk memeriksa mata 5 tahun setelah menderita diabetes. Bila tidak ditemukan tanda-tanda retinopati maka pemeriksaan ulang dapat dilakukan secara rutin setiap 1-2 tahun. Retinopati diabetik adalah penyakit mata berbahaya yang justru sering kali terlewatkan dan baru disadari saat gejala sudah muncul dan sulit diobati sehingga pencegahan merupakan hal yang sangat penting.

 102 total views,  1 views today